Apakah Anda Menderita Impotensi?

Written By Admin on Senin, 04 Maret 2013 | 4.3.13

Beberapa laki-laki kadang tidak tahu atau tidak sadar jika dirinya menderita impotensi. Ada pertanyaan-pertanyaan dasar untuk mengetahui apakah seorang pria berisiko memiliki impotensi.

Peneliti dari University of Chicago Medicine menemukan beberapa pasien yang berkunjung ke dokter memiliki masalah seksual. J. Stephen Jones, MD ahli urologi dari Cleveland Clinic menuturkan beberapa laki-laki kadang enggan terlibat dalam pembicaraan mengenai impotensi.

Berikut beberapa pertanyaan umum yang bisa membantu laki-laki mengenai apakah ia berisiko terkena impotensi, seperti dikutip dari Menshealth, Rabu (4/4/2012) yaitu:

1. Apakah sering tidak bisa ereksi?
Hal ini mungkin terlihat bukan suatu hal yang berarti, tapi jika seseorang sering tidak bisa mengalami ereksi maka hal ini bisa menjadi salah satu gejala dari impotensi. Penanganan yang lebih dini bisa membantu mengembalikan kehidupan seksual menjadi normal.

2. Apakah memiliki komplikasi kesehatan tertentu?
Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, arterosklerosis bisa menyebabkan pengerasan arteri dan mempengaruhi jumlah aliran darah yang mencapai penis.

Jadi jika orang punya kondisi kesehatan seperti ini maka bisa mengurangi kesempatannya untuk mengalami ereksi dan meningkatkan risiko terkena impotensi.

3. Apakah kelebihan berat badan?
Kesehatan secara menyeluruh memainkan peran penting dalam proses ereksi. Laki-laki yang kelebihan berat badan memiliki risiko lebih tinggi mengalami impotensi.

Studi yang diterbitkan dalam The Journal of Sexual Medicine menemukan kondisi tertentu yang berkaitan dengan obesitas khususnya hipertensi (tekanan darah tinggi) merupakan penentu utama dari obesitas yang berhubungan dengan impotensi.

4. Apakah memiliki gaya hidup yang tidak aktif?
Laki-laki yang tidak aktif bisa mempengaruhi kondisi pembuluh darah yang nantinya berdampak pada kemampuannya untuk mencapai ereksi. Studi yang dilakukan Harvard School of Public Health menemukan pria yang olahraga selama 20-30 menit sehari mengurangi risiko terkena masalah ereksi hingga 50 persen.

5. Apakah merokok?
Rokok, alkohol dan narkoba bisa berperan dalam merusak pembuluh darah yang menjadi penyebab utama impotensi. Seseorang yang diketahui impotensi akan memiliki kesempatan ereksi yang lebih baik sebesar 91,5 persen jika ia berhenti merokok.

Jika ada jawaban 'ya' dari salah satu pertanyaan tersebut atau justru semuanya, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter dan melakukan beberapa perubahan sederhana untuk meningkatkan kehidupan seksualnya.

0 komentar: